Jika kekayaan bisa membuat orang sangat bahagia lalu mengapa masih banyak orang kaya yang mati bunuh diri? Dan jika kemiskinan bisa membuat orang hidup terasa seperti mereka mati lalu mengapa masih banyak orang miskin yang hidup dengan bahagia.
Apa sih kekayaan dan kemiskinan itu ?
Jika kita menilai kaya dan miskin berdasarkan harta yg kita miliki maka orang yang memiliki lebih banyak harta akan menjadi orang yang lebih kaya dari orang lain. Dan orang yang memiliki lebih sedikit harta dibandingkan orang lain maka menjadi orang miskin.
seperti barisan orang pada upacara maka kita kan melihat bahwa seseorang menjadi didepan orang lain ketika ada orang dibelakangnya, namun jika ada seseorang dihadapannya maka seseorang tersebut menjadi berada dibelakang orang lain. Artinya depan belakang adalah relatif begitu pula dengan kaya dan miskin.
Relativitas ini adalah kunci dari kebahagiaan, orang yang selalu merasa kurang dengan membandingkan dirinya dengan orang lain yang lebih kaya darinya sama hal dirinya dengan orang miskin yang tidak bahagia walaupun dia adalah orang kaya.
sedangkan orang yang bersyukur dari cara mereka membandingkan dirinya dengan orang lain yang kurang lebih dibawah keadaan dirinya maka dia telah seperti orang kaya yang bahagia.
Jadi standar kebahagiaan bukanlah terletak dari jumlah harta kekayaan , melainkan bagaimana pola pikir kita terhadap kekayaan. Merasa kurang atau merasa lebih/cukup.
Orang yang merasa kurang dirinya telah miskin dan orang yang merasa cukup tentu dia sudah kaya. kebahagiaan hanya bisa dicapai oleh orang yang dirinya sudah kaya, tapi tidak dapat dicapai oleh orang yang hartanya sudah kaya. Karena itu Kayakan terus dirimu bukan hanya kaya akan harta, kekayaan dirilah yang selalu menjadikan diri selalu bahagia.